SISTEM EKSRESI PADA MANUSIA
Assalammua’laikum Wr. Wb
Hai Sobat blogger…apa
kabar ? hehehe saya udah lama gak posting posting…..sudah sekitar mungkin 2 bulan (O_o) tapi sekarang saya kembali untuk memberikan materi-materi untuk
sobat blogger (>_<)…Kali ini saya akan membahas mengenai materi kelas IX
yakni “SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA” Silahkan dibaca…
SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA
Ada
yang tau gak apa sih system ekskresi itu >.< ? Sebelumnya saya jelaskan
dulu yah tentang Metabolisme.Metabolisme merupaka suatu proses pembentukan dan
penguraian zat yang terjadi di dalam tubuh manusia yang memungkinkan
berlangsungnya aktifitas hidup.Zat-zat sisa metabolisme ini lalu dikeluarkan
dari dalam tubuh melalui Sistem ekskresi. Sistem Ekskresi adalah
sistem pengeluaran sisa-sisa metabolisme dalam tubuh (contohnya : keringat yang
dikeluarkan melalui kulit).Alat Ekskresi pada manusia terdiri atas
paru-paru,hati,kulit,dan ginjal,seperti yang dapat dilihat pada gambar diatas.
Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai organ-organ Ekskresi
A.GINJAL
Manusia memiliki 2
buah Ginjal (Renal) yang letaknya di dalam rongga perut bagian
belakang.Ginjal memiliki fungsi sebagai penyaring darah dan juga menghasilkan
urin.Zat-zat yang disaring didalam ginjal diantaranya adalah
air,garam,ammonia,dan urea.Ginjal memiliki bentuk yang mirip dengan biji kacang
merah.Bagian terkecil dalam ginjal yakni nefron (alat penyaring).Salah satu
fungsi ginjal yakni adalah sebagai pembentuk/penghasil urin.Berikut merupakan
beberapa tahapan dalam proses pembentukan urin :
1.Filtrasi
(Penyaringan),di dalam glomerulus darah disaring dan akhirnya terbentuk urin
primer.Urin ini masih mengandung zat-zat yang masih berguna bagi tubuh seperti
glukosa,air,garam,dan asam amino.
2.Reabsorbsi (Penyerapan
kembali),zat-zat yang masih berguna bagi tubuh akan diserap kembali di tubulus
kontortus proximal hingga terbentuklah urin sekunder.
3.Augmentasi (Penambahan
zat),urin sekunder tersebut kemudian ditambahkan zat-zat yang sudah tidak
bermanfaat lagi bagi tubuh sehingga akhirnya terbentuklah urin sejati.Kemudian
Urin sejati akan dialirkan ke tubulus pengumpul (Pelvis) yang selanjutnya akan
dialirkan ke kandung kemih (Vesica urinaria) dan dikeluarkan melalui
uretra.Proses Augmentasi berlangsung pada bagian tubulus kontortus distal.
Ginjal dapat mengalami beberapa gangguan dan kelainan sebagai
berikut :
-Uremia : tertimbunnya urea dalam darah sehingga mengakibatkan
keracunan.
-Albuminuria : urin mengandung albumin karena adanya kerusakan
glomerulus kapsula bowman sehingga proses filtrasi tidak berjalan dengan
sempurna.
-Nefritis : gangguan pada ginjal dikarenakan infeksi bakteri
senhingga darah masuk ke dalam urin.
B.KULIT
Kulit (Integumen) merupakan lapisan terluar dari permukaan
tubuh.Kulit merupakan salah satu alat indra yang berfungsi sebagai pengatur
suhu tubuh,dan juga alat pengeluaran.Kulit mengeluarkan sisa metabolisme yang
berupa keringat.Zat-zat yang dikeluarkan bersamaan dengan keringat yakni
air,garam,dan urea.Kulit juga memiliki fungsi sebagai perlindugan terhadap
gesekan,kuman,sinar matahari,suhu,serta bahan-bahan kimia.Kulit terbagi atas
beberapa bagian yakni epidermis,dermis,dan hypodermis.
C.PARU-PARU
Paru-paru (Pulmo) berfungsi untuk melakukan Respirasi (Pernapasan).Udara
masuk ke dala tubuh manusia melalui sistem pernapasan.Saluran pernapasan
manusia terdiri atas hidung,faring,laring,trakea,bronkus, dan
paru-paru.Paru-paru juga berperan sebagai alat ekskresi karena hasil respirasi
yang dihasilkan yakni berupa CO2 dan uap air.Beberapa penyakit pada
paru-paru yakni pleuritis,emfisema,dan kanker paru-paru.
D.HATI
Hati (Hepar) yakni organ yang terletak di didalam rongga
perut sebelah kanan.Di dalam hati terjadi proses perombakan protein.Dalam
proses tersebut,dihasilkan urea.Selain urea,hati juga menghasilkan empedu dan
bilirubin.Bilirubin berfungsi sebagai zat pemberi warna pada urin dan
feses,yaitu berwarna kuning-coklat.Jika saluran empedu tersumbat,maka cairan
empedu alan masuk kedalam aliran darah sehingga darah dapat berubah warna
menjadi kekuningan dan ini tampak pada kuku dan juga bola MATA.
KELAINAN-KELAINAN PADA HATI
MENGATASI KELAINAN-KELAINAN PADA HATI
Gangguan pada hati yang umumnya dijumpai di masyarakat saat ini
adalah HEPATITIS atau PENYAKIT KUNING. Disebut demikian karena tubuh penderita
menjadi kekuningan, disebabkan zat warna empedu beredar ke seluruh tubuh.
Penyakit ini disebabkan oleh serangan virus yang dapat menular melalui makanan,
minuman, jarum suntik dan transfusi darah.
Hepatitis adalah peradangan pada sel-sel hati. Penyebab penyakit
hepatitis yang utama adalah virus. Virus hepatitis yang sudah ditemukan sudah
cukup banyak dan digolongkan menjadi virus hepatitis A, B, C, D, E, G, dan TT.
Beberapa jenis hepatitis yang saat ini harus diwaspadai adalah:
1. Hepatitis A yang disebabkan oleh Virus Hepatitis A (VHA)
2. Hepatitis B yang disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB)
3. Hepatitis C yang disebabkan oleh Virus Hepatitis C (VHC)
Cara mengatasi kelainan-kelainan pada hati diantaranya adalah
dengan:
1. Pemberian vaksinasi
2. Makan makanan yang sehat
3. Menghindari penggunaan obat-obatan terlarang
4. Berolahraga dengan teratur
5. Sterilisasi penggunaan jarum suntik
6. Menghindari pergaulan bebas (berganti-ganti pasangan)mata (Atau
yang biasa disebut dengan penyakit kuning).
Penyakit-penyakit pada hati yakni sirosis hati dan hepatitis.
Sekian materi yang dapat saya sampaikan ^_^. Gimana ? Susah gk ?
hehehe tenang aja materi ini gk terlalu rumit kok (*O*) yang penting terus
latihan dan juga banyak membaca terus jangan bengong aja kalo ada yang gk
ngerti langsung aja tanyakan pada guru kalian masing2 ;D,terimakasih atas
kunjungannya semoga materi ini dapat berguna buat sahabat2 blogger >.<.Oh
iya,jangan lupa kunjungi blog ini terus…kalo mau nyari
materi2,Wassalammu’alaikum WR WB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar